Kompetensi guru profesional
Nama : jarwandi
Nim : 11901262
Kelas : Pai 4E
kompetensi guru profesional adalah merupakan kemampuan guru dalam melaksanakan pengajaran atau profesi guru tersebut dalam bidang nya yaitu mengajar maka pengertian guru profesional adalah orang yang mempunyai keahlian dalam bidang mengajar sehingga tugas guru adalah menyampaikan apa yang dia ketahui dan memberikan pemahaman kepada muridnya sebagai guru juga kita harus juga mengerti apa yang di butuhkan oleh siswa tersebut sehingga kita bisa memahami apa yang akan kita ajarkan kepada murid sehingga murid bisa mnerima masukan dan kemampuan dalam belajar murid bisa meningkat dengan suatu motifasi atau suatu dorogan kepada murid agar murid bisa mnjadi semangat dalam menerima plajaran apa yang guru sampaikan guru profesional bukan hanya sekedar mengajar saja tetapi juga bisa dalam mengajari banyak peran sehingga guru bisa dikatakan guru profesional, guru adalah memberi bimbingan,tata cara, sopan santun, dan cara menghargai orang tua maupun sesama teman dll. guru juga bisa menjadi orang tua saat murid mengalami masalah di rumah sehingga murid bisa fokus dalam belajar tetapi guru harus mengerti apa yang sedang di alami oleh murid tersebut dan guru juga harus peduli terhadap murid sehingga sebagai guru bukan hanya sekedar mengajar dan menyampaikan materi tapi seorang guru adalah yang tau cara memahami apa yang murid inginkan dari kita sebagai guru karena kita sebegai guru memberi peran aktif kepada murid sehingga murid tidak cenderung malas sekolah maupun belajar banyak guru yang terkadang acuh tak acuh kepada murid nya sehingga murid mengalami seperti sering bolos sekolah, tawuran antar sekolah dll. guru mampu mengembang tanggung jawab dengan sebaik-baiknya yang di maksud dengan tanggung jawab adalah profesi guru profesional adalah guru harus tau apa yang di ketahui sebagai guru, guru di beri amanah kepada orang tua murid untuk memberi pelajaran atau didikan kepada anaknya jadi kebanyakan guru banyak yang tidak amanah dalam mengoperasikan dirinya sebagai guru banyak yang hanya sekedar masuk dan bersantai santai padahal guru adalah salah satu peran orang tua kedua setelah orang tua sendiri karena guru juga dapat membantu murid berkembang dalam segi akademis maupun kesehariannya karena jika guru tidak memberi suatu dukungan terhadap murid maka murid akan mengalami pola fikir yang akan banyak cenderung kepada malas untuk balajar dan malas untuk menerima pelajaran dan nanti akan cenderung kepada murid. guru juga bisa menjalan kan peranya secara berhasil maksudnya adalah guru adalah guru dalam perannya sebagai guru dan membimbing murid dalam suatu akademis maupaun keseharinya dalam proses mengajar jika guru menjalankan perannya sangat kompten dan bersungguh-sungguh dalam mengajar maka guru bisa dinyatakan berhasil dalam manjadi seorang guru yang profesional dalam mengajarkan perannya sebagai perannya. guru mampu melaksanakan perannya dalam proses belajar mengajar di dalam kelas yang di maksud adalah proses suatu mertode apa yang siswa inginkan dan apa yang membuat siswa dapat menerima pelajaran dan bagaimana caranya siswa bisa mngerti dengan apa yang akan guru berikan dan bagaimana caranya siswa bisa menerima pelajaran yang akan guru berikan jadi tugas guru adalah harus banyak memberikan motode-metode cara murid bisa asik dalam belajar di kelas dan mampu memahami pelajaran dalam kelas sehinnga murid tidak bosan. merencakan program belajar mengajar , guru harus menyiapkan bahan-bahan pelajaran atau perencanaan dalam proses belajar- mengajar tujuannya adalah agar murid bisa memahami cara sistem yg akan di ajarkan oleh guru dan kemampuan dalam proses merencanakan belajar-mengajar harus memahami keterampilan dalam pemahaman yang dalam sehingga objek belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar sehingga murid bisa memahami proses dalam belajar. menguasai bahan ajar banyak dari guru yang terkadang masih ada yang tidak menguasai nahan ajar padahal tugas seorang guru adalah memberikan bahan ajar kepada siswa karena itu akan mempengaruhi siswa dalam belajar jika guru tidak bisa menguasai bahan ajar maka akan memberi pengaruh kepada pembelajaran siswa atau hasil belajar siswa, jika guru memahami bahan ajar yang di berikan maka siswa bisa pula menguasai pembelajaran yang guru berikan bisa tercapai. melaksanakan dan memimpin atau mengelola proses belajar mengajar melaksanakan atau mengelola program mengajar adalah tahap pelaksanaan program belajar mengajar yang telah di buat dalam proses belajar mengajar guru di tuntut berperan aktif dalam menciptakan dan menumbuhkan kegiatan belajar siswa yang sesuai sehingga rencana yang telah disusun dapat terlaksanakan guru juga harus mengambil keputusan atas dasar penilaian yang tepat, apakah kegiatan belajar berhenti atau di ubah jika siswa belum bisa mencapai tujuan tentang teori tersebut dalam belajar mengajar. menilai kemajuan proses belajar mengajar siswa, setiap guru harus bisa dapat melakukan penilaian tentang kemajuan proses belajar siswa yang baik jadi guru harus melakukan observasi dalam proses belajar siswa dengan mengamati bagaiman cara siswa memahami dan menerima pelajaran yang guru berikan jika siswa mengalami cenderung bisa menguasai proses program belajar mengajar maka siswa bisa di katakan mampu dalam menerima pembelajaran. tugas guru, guru memiliki banyak tugas baik scara terikat oleh dinas dalam bentuk pengabdian. ada tiga tugas guru dalam bidang profesi tugas kemanusian dan tugas kemasyarakatan. guru dalam tugas profesi tentu kita sudah tahu bahwa tugas guru adalah memberikan kita ilmu wawasan dalam belajar dan cara dalam belajar jadi jika guru tidak amanah dalam mengemban tugas dari apa yang pernah di ucapkan dalam sumpah dan kepada negara guru tersebut tidak layak dalam menjadi seorang guru, guru dalam tugas kemanusian adalah setiap ada murid yang bermasalah atau murid yang suka bolos dan suka tawuran atau murid yang bandel jadi tugas gurun dalam kemanusian adalah guru juga harus respect kepada murid dan juga mengakrabkan diri kepada murid sehingga murid bisa membuka ada apa masalah yang sedang di hadapi murid sehingga murid cenderung nakal dan tugas kemanusian guru jangan membanding banding kan murid yang pintar dan yang bodoh terkadang banyak guru yang selalu membanding bandingkan itu dalam prestasi siswa dalam akadenmik jadi jika guru suka membanding bandingkan murid akan cenderung cuek nakal dan suka bolos karena guru saja tidak mensuppurt dalam kelas tapi malah menyendir murid itu akan berakibat murid berfikir membenci dalam kegiatan belajar dalam kelas sehingga murid suka bolos dan suka melawan guru. tugas guru dalam kemasyarakatan adalah guru memastikan kepada orang tua murid bahwa anaknya dititipkan kepada yang layak atau kepada orang yang bisa mengemban amanah jika anaknya bisa menjadi seorang yang berpengetahuan dalam bidang ilmu pengetahuan jadi guru terkadang banyak yang suka memukul siswa dengan semena mena tidak dengan pikir panjang orang tua murid menitipkan anaknya sekolah disana bukan untuk di pukul tapi untuk di didik banyak sekali terkadang guru lalai dengan amanah itu banyak kasus yang hingga melaporkan guru dan adapula sampai murid membunuh guru akibat kesal kepada guru yang tidak berfikir panjang dalam memberi hukuman kepada murid. Guru Sebagai Demonstrator Melalui peranannya sebagai demonstrator, lecturer, atau pengajar, guru hendaknya senantiasa menguasai bahan atau materi pelajaran yang akan diajarkannya secara senantiasa mengembangkan dalam arti meningkatkan kemampuannya dalam ilmu yang dimilikinya karena hal ini akan sangat menentukan hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Guru Sebagai Pengelola Kelas Guru juga berperan sebagai pengelola kelas (learning Guru hendaknya mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar serta merupakan aspek dari lingkungan sekolah yang perlu diorganisasi. Lingkunagn ini diatur dan diawasi agar kegiatan-kegiatan belajar terarah kepada tujuan tujuan pendidikan. Lingkunagan yang baik ialah yang bersifat menantang dan merangsang siswa untuk bealajra, memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuan. Kualitas dan kuantitas belajar siswa di dalam kelas bergantung dari banyak faktor, antara lain ialah guru, hubungan pribadi antara siswa di dalam kelas, serta kondisi umum dan suasana di dalam kelas. Tujuan umum pengelolaan kelas ialah menyediakan dan menggunakan fasilitas kelas untuk bermacam-macam kegiatan belajar dan mengajar agar mencapai hasil yang baik. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan alat-alat belajar, menyiapkan kondisi-kondisi yang memungkinkan siswa bekerja dan belajar, serta membantu siswa memperoleh hasil yang diharapkan. Guru Sebagai Mediator dan FasilitatorSebagai mediator, guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan karena media pendidkan merupakan alat komunikasi untuk lebih mengefektifkan proses belajar mengajar Dengan demikian media pendidikan merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian integral demi berhasilnya proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Sebagai fasilitator guru hendaknya mampu mengusahakan sumber belajar yang berguna serta dapat menunjang pencapaian tujuan dan proses belajar-mengajar, baik yang berupa nara sumber, buku teks, majalah, ataupun surat kabar. Guru Sebagai EvaluatorProses belajar-mengajar guru hendaknya menjadi Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah tujuan yang telah dirumuskan itu tercapai apa belum, dan apakah materi yang diajarkan sudah cukup tepat. Semua pernyataan tersebut akan dapat dijawab melalui kegiatan evaluasi atau penilaian.Dengan penilaian, guru dapat mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan, penguasaan siswa terhadap pelajaran, serta ketepatan atau keefektifan metode mengajar. Tujuan lain dari penilaian di antaranya adalah untuk mengetahui kedudukan siswa di dalam kelas atau kelompoknya. Dengan penilaian guru dapat mengklasifikasikan apakah seorang siswa termasuk kelompok siswa yang pandai, sedang, kurang atau cukup baik di kelasnya jika dibandingkan dengan teman-temannya. peran guru dalam pengadministrasian adalah ketika seorang murid tidak bisa membayar biaya spp atau administrasi sekolah guru setidaknya memberi keringanan dalam masalah murid tersebut agar murid tidak terbebani dalam masalahnya ekonomi nya sendiri sebagai guru setidaknya kita paham dengan kondisi keuangan dalam setiap siswa ada yang mampu dan ada yang kurang mampu jadi terkadang banyak guru yang mempermasalahkan siswa karena tidak bayar administrasi telat membayar jadi siswa terkadang tertekan dengan sikap guru yang seperti itu terkadang siswa jadi malu ke sekolah karena tidak bisa bayar administrasi sekolah dan banyak yang putus sekolah.
Link : https://eprints.uny.ac.id
Komentar
Posting Komentar